Diterbitkan pada: 05/03/2026
Jakarta, Kemendikdasmen — Peningkatan cakupan serta kualitas layanan pendidikan, harus menjadi komitmen bersama antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat pada Rapat Koordinasi (Rakor) Direktorat Sekolah Menengah Pertama Dirjen PAUD Dikdasmen Tahun 2026, Senin (2/3). Dijelaskan Wamen Atip bahwa masih ada kendala yang perlu diselesaikan yakni terkait dengan koordinasi kewenangan pemerintah pusat dan daerah. Sinergi dan koordinasi yang tidak terjalin dengan baik akan menyebabkan pengelolaan pendidikan yang bermutu tidak tercapai. “Maka hadirnya Kepala Dinas yang diwakili oleh Kabag dan Kasubag SMP yang hadir pada sore hari ini, untuk memastikan bagaimana pelaksanaan kewenangan ini tidak overlap, atau bahkan kewenangan itu berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi,” jelas Wamen Atip. Setiap program yang dirancang benar-benar harus berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan. Orientasinya bukan pada serapan anggaran atau pelaksanaan kegiatan, tetapi pada perubahan nyata yang dirasakan oleh peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah di satuan pendidikan seluruh Indonesia. “Mengidentifikasi tantangan di lapangan serta merumuskan solusi yang adaptif dan kontekstual. Rapat koordinasi ini harus menghasilkan solusi, koordinasi tanpa solusi, hanya basa-basi,” ujar Wamen Atip. Selanjutnya, kegiatan Rapat Koordinasi ini memiliki arti strategis untuk memperkuat pendidikan di setiap daerah, khususnya layanan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah yang lebih bermutu, inklusif, dan berkeadilan. “Jadi bukan hanya kita melaksanakan ritual administratif semata, adanya rapat koordinasi tahunan harus berujung dan harus dipertanggung jawabkan oleh kita semua yakni dengan hadirnya pendidikan yang bermutu,” tutup Wamen Atip. Sementara itu, Direktur Sekolah Menengah Pertama, Maulani Mega Hapsari, menuturkan bahwa Rakor Direktorat Sekolah Menengah Pertama Dirjen PAUD Dikdasmen Tahun 2026, menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan program, mengevaluasi capaian kinerja, serta mengidentifikasi permasalahan dan solusi yang dihadapi di daerah. “Rapat Koordinasi ini dimaksudkan sebagai sarana penyamaan persepsi dan konsolidasi antara pusat dengan Unit Pelaksana Teknis di 34 Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mengenai program kerja tahun 2026,” jelas Mega. Ia berharap, ke depan, dapat terbangun sinergi yang kuat, komunikasi yang efektif, serta komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar dan menengah. Hasil rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan perumusan langkah tindak lanjut guna mendukung pencapaian tujuan pembangunan pendidikan secara optimal. (Penulis & Fotografer: Morecka/Editor: Denty A.)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Penulis: Morecka
Editor: Denty Anugrahmawaty