Temukan informasi detail tentang Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Informasi Publik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Temukan kabar, siaran pers, pengumuman, dan dokumentasi resmi dari Kemendikdasmen

Hasil Pencarian

Berita

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 3021 hasil

Thumbnail
Jakarta, 7 Oktober 2026 – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bijak dan bertanggung jawab melalui penyelenggaraan Science Film Festival 2026. Festival yang diinisiasi Goethe-Institut tersebut resmi dibuka di Jakarta, Selasa (6/10). Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Peningkatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dan Kompetensi Guru, Maila Dinia Husni Rahiem, yang membawa salam dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, menyampaikan bahwa Science Film Festival relevan dengan Program STEM Nasional “Berani Mencoba, Kreatif Mencipta” yang dikembangkan Kemendikdasmen. Menurutnya, film dan eksperimen dalam festival dapat memberikan ide kreatif kepada pelajar untuk mencoba dan mengembangkan hal-hal yang mereka lihat selama kegiatan. “Jadi ini adalah suatu kegiatan yang saya pikir membuka atau sparkling ya, dari ide-ide cemerlang dari anak-anak Indonesia,” ujarnya. Maila menjelaskan, melalui pendekatan STEM, guru didorong untuk menghubungkan pembelajaran dengan persoalan nyata sehingga peserta didik dapat menyelidiki pertanyaan, melakukan eksperimen, serta merancang, menguji, dan memperbaiki solusi. Pembelajaran STEM di sekolah juga dikembangkan dengan prinsip 5M, yaitu mudah, murah, menggembirakan, mindful, dan meaningful. Ia mengajak pelajar membawa pertanyaan yang muncul selama festival kembali ke sekolah untuk didiskusikan bersama teman, mencoba hal-hal yang dipelajari, dan membagikan
Berita
7 Oktober 2026
(dilihat 412 kali)
Thumbnail
Kupang, Nusa Tenggara Timur, 7 Oktober 2026 — Di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 10 Kupang, murid tidak hanya belajar dari buku dan penjelasan guru. Mereka menyusun balok kode untuk membuat animasi, memecahkan tantangan logika, mengolah tulisan menjadi produk literasi, hingga mendigitalisasi karya sendiri. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang memberi ruang bagi siswa untuk mencoba, bekerja sama, dan menciptakan sesuatu. Ivan Rahas, Kepala SNT 10 Kupang mengatakan pembelajaran STEM dikembangkan agar murid tidak berhenti sebagai pengguna teknologi. Mereka perlu belajar melihat persoalan di sekitar dan mencari solusinya dengan pengetahuan yang dimiliki. “Kami melihat kreativitas anak-anak terbawa dengan pola dari lingkungannya, di mana mereka sudah terkungkung oleh mode aman dan mode nyaman. Handphone menjadi salah satu pengganggu kreativitas anak-anak. Mereka menjadi penikmat teknologi dan jarang mencari solusi,” ujarnya. Dalam pembelajaran, guru lebih banyak berperan sebagai teman diskusi, sementara murid diberi ruang untuk mengembangkan gagasan dan menjalankan prosesnya sendiri. “Anak-anak diajak melihat masalah sehari-hari di sekolah, di rumah, dan sekitarnya. Kemudian mereka mencari solusi menggunakan ilmu yang dipelajari di kelas. Guru memposisikan diri sebagai teman diskusi dan anak sebagai eksekutornya untuk berpikir, bergerak, mencari solusi sampai memproduksi,” katanya. Salah satu praktik tersebut diterapkan Maulana
Berita
7 Oktober 2026
(dilihat 1169 kali)
Thumbnail
Gowa, Sulawesi Selatan, Kemendikdasmen — Botol plastik bekas dan kain perca yang sebelumnya dianggap tidak terpakai kini menemukan fungsi baru di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 9 Gowa, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan kokurikuler hidroponik yang dimulai sejak 14 September 2026, murid belajar menanam sekaligus mengamati, mengukur, mencatat, merancang, dan mencari solusiketika tanaman menghadapi masalah.   Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya SNT 9 Gowa membangun budaya belajar berbasis praktik dan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Sports (STEAMS). Pengalaman tersebut juga sejalan dengan penguatan fondasi pendidikan dasar yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).   Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya fondasi pendidikan dasar. “Pak Presiden menyampaikan ke saya tentang arti pentingnya pendidikan dasar ini. Karena sebagaimana kita membangun sebuah rumah, pendidikan dasar ini adalah fondasi untuk pendidikan yang selanjutnya. Karena itu kami berusaha untuk tahun pertama ini meletakkan dasar-dasar yang kuat dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua,” jelas Abdul Mu’ti di Jakarta, beberapa waktu lalu.    Kepala SNT 9 Gowa, M. Sahrul, menjelaskan bahwa hidroponik saat ini masih menjadi kegiatan kokurikuler praktik dan belum sepenuhnya terintegrasi dalam pembelajaran STEAMS. Namun, kegiatan ini menjadi ruang untuk menumbuhkan kebiasaan belajar yang penting. “Melalui hidroponik, anak-anak belajar
Berita
6 Oktober 2026
(dilihat 785 kali)

Siaran Pers

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 5213 hasil

Thumbnail
Surakarta, Jawa Tengah, 9 Oktober 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk pertama kalinya berhasil meraih predikat tertinggi Platinum Awards dalam ajang kehumasan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 yang diselenggarakan oleh Humas Indonesia. Penghargaan tersebut diterima dalam malam puncak penghargaan The 8th AHI 2026 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10). Selain meraih Platinum, Kemendikdasmen juga memboyong penghargaan lainnya, sehingga total mencapai 21 trofi, rekor tertinggi yang pernah diraih dalam satu kompetisi kehumasan. Secara keseluruhan, Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmen Diksus), serta Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) berhasil meraih 5 Gold, 8 Silver, 6 Bronze, 1 Platinum Winner, dan 1 Best Presenter. Atas pencapaian tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir dari kerja kehumasan. Lebih dari itu, keberhasilan komunikasi pemerintah diukur dari kemampuannya membangun pemahaman, menjawab kebutuhan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus pengingat bagi kita bahwa komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan masyarakat memahami dan merasakan manfaat dari setiap kebijakan dan program pendidikan. Informasi harus disampaikan secara jelas, akurat, mudah dipahami, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan orangtua. Karena itu, humas harus terus mendengarkan, memahami
Siaran Pers
9 Oktober 2026
(dilihat 22 kali)
Thumbnail
Mataram, Nusa Tenggara Barat, 9 Oktober 2026 – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menyampaikan bahwa pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung percepatan wajib belajar 13 tahun, rehabilitasi sarana fisik, penanaman karakter dasar, etika harian, serta kebiasaan hidup bersih sejak dini. Hal tersebut disampaikan Wamendikdasmen Atip saat membuka rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran PAUD Angkatan I di Mataram, Nusa Tenggara Barat. “Ini adalah salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang cukup masif sebagai respons yang cepat tepat agar pendidikan kita juga bisa diakselerasi untuk peningkatan kualitasnya mulai dari pendidikan anak usia dini. Makanya pendidikan anak usia dini itu fasilitas fisiknya direhabilitasi," jelas Atip Latipulhayat, Rabu (7/10). Wamendikdasmen Atip juga mengingatkan para guru bahwa kecanggihan teknologi merupakan sarana pendukung, bukan tujuan akhir dari proses belajar. Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP) harus melahirkan kolaborasi aktif tiga arah, yaitu Guru, Murid dan Teknologi. Sehingga dari interaksi itu akan melahirkan kreasi dan akhirnya inovasi.  "Teknologi itu betul-betul bukan tujuan, akan tetapi medium, alat sarana untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut itu tadi yaitu pendidikan yang bermutu," tutur Atip Latipulhayat. Melalui Bimtek ini, para guru PAUD diharapkan
Siaran Pers
9 Oktober 2026
(dilihat 41 kali)
Thumbnail
Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 9 Oktober 2026 - Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat sekaligus mewujudkan cita-cita. Bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono, didampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengunjungi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 Bogor dengan melihat langsung berbagai karya dan aktivitas pembelajaran murid sekaligus berdialog mengenai pengembangan potensi, minat, bakat, dan cita-cita murid SNT. Pada kesempatan itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan bahwa SNT merupakan gagasan besar Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan layanan pendidikan sesuai dengan bakat dan kemampuan anak-anak yang memiliki potensi istimewa. Menurutnya, keberadaan SNT menjadi bagian dari upaya membangun generasi emas Indonesia 2045. “Sekolah Nasional Terintegrasi ini merupakan ide besar dari Bapak Presiden Prabowo Subianto agar anak-anak yang memiliki bakat istimewa dapat kita berikan layanan pendidikan sesuai dengan bakat dan kemampuannya,” ujar Abdul Mu’ti, Rabu (7/10). Ia juga menyampaikan, para murid SNT memiliki perjalanan panjang untuk mengembangkan diri dan mewujudkan cita-cita. Ia mengajak para murid menjadikan sekolah sebagai tempat untuk membangun masa depan, melakukan yang terbaik, dan menjadi yang terbaik. "Have a dream, bermimpilah, your future starts from here", masa depan anda dimulai dari sekolah ini. Karena itu, do the best, be the
Siaran Pers
9 Oktober 2026
(dilihat 40 kali)

Pengumuman

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 366 hasil

Thumbnail
Sebagai tindak lanjut Pedoman Menteri Kebudayaan Nomor B/668/MK/TU.02.03/2026 tanggal 23 September 2026 hal Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut. Pelaksanaan upacara bendera peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di kantor pusat Senayan dikoordinasikan oleh Kementerian Kebudayaan dan diselenggarakan di Monumen Pancasila Sakti pada hari Kamis, 1 Oktober 2026.  Satuan kerja di luar Senayan dan Unit Pelaksana Teknis di daerah menyelenggarakan upacara bendera dengan merujuk pada Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 (terlampir).
Pengumuman
30 September 2026
(dilihat 20791 kali)
Thumbnail
Pedoman bagi pemerintah daerah, dinas pendidikan, unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan satuan pendidikan dalam menyelenggarakan layanan pendidikan pada daerah terdampak asap karhutla secara aman, adaptif, terkoordinasi, dan berkesinambungan.  
Pengumuman
28 Agustus 2026
(dilihat 12364 kali)

Layanan dan Program

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 44 hasil

Thumbnail
Layanan
21 Januari 2025
(dilihat 5717 kali)
Thumbnail
Layanan
21 Januari 2025
(dilihat 93 kali)
Thumbnail
Layanan
21 Januari 2025
(dilihat 79 kali)

Terbitan

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 23 hasil

Galeri

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 169 hasil

Infografis

Lihat semua

Menampilkan 1 dari 1 hasil

Thumbnail
Infografis
29 September 2025
(dilihat 17259 kali)

Hoaks

Lihat semua

Menampilkan 3 dari 12 hasil

Thumbnail
KLARIFIKASI HOAKSBeredar surat mengatasnamakan Kemendikdasmen perihal “Seminar Diskusi Pendidikan Pengusaha dalam Sektor Bisnis Pendidikan 2026” yang disebut akan dilaksanakan pada 10–11 Oktober 2026 di Bali.Kemendikdasmen menegaskan bahwa surat tersebut PALSU dan bukan surat resmi Kemendikdasmen.Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai, menindaklanjuti, atau memberikan data maupun dokumen sebagaimana diminta dalam surat tersebut.Pastikan informasi terkait Kemendikdasmen hanya bersumber dari kanal resmi.#JAGAPendidikan #Kemendikdasmen #AntiHoaks
Hoaks
2 Oktober 2026
(dilihat 1199 kali)
Thumbnail
⚠️ KLARIFIKASI INFORMASI PALSU Beredar nomor WhatsApp yang mengaku atau mengatasnamakan Yudhistira Nugraha, ST., M.ICT Adv., D.Phil., Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kami menegaskan bahwa nomor WhatsApp tersebut bukan nomor resmi dan tidak mewakili Yudhistira Nugraha maupun Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen. Masyarakat diimbau untuk tidak merespons atau menindaklanjuti pesan tersebut. Apabila menerima pesan, telepon, atau permintaan mencurigakan dari nomor yang mengatasnamakan beliau, mohon diabaikan dan tidak dilayani. Jangan memberikan data pribadi, kode OTP, uang, maupun informasi lainnya kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitasnya. Tetap waspada. Cek informasi melalui kanal resmi Kemendikdasmen sebelum percaya dan bertindak. #JAGAPendidikan #Kemendikdasmen #Hoaks #CekFakta #WaspadaHoaks
Hoaks
2 Oktober 2026
(dilihat 611 kali)
Thumbnail
Beredar informasi yang menyebutkan bahwa Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah diberhentikan dari jabatannya. Informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Hingga saat ini, pejabat yang bersangkutan masih menjalankan tugas dan menjabat sebagai Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Informasi terkait pergantian atau pemberhentian pejabat pemerintah sebaiknya merujuk pada sumber resmi Kemendikdasmen dan kanal pemerintah yang terpercaya. Jangan mudah percaya, cek fakta sebelum menyebarkan informasi.
Hoaks
22 September 2026
(dilihat 5308 kali)