Diterbikan pada: 25 Februari 2026
Jakarta, 25 Februari 2026 – Pelaksanaan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) telah kembali berjalan normal setelah dilakukan penanganan terhadap kendala teknis yang sebelumnya menyebabkan penyesuaian jadwal pada hari berikutnya. Saat ini, sistem telah berfungsi dengan baik dan dapat digunakan sebagaimana mestinya. Simulasi TKA merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan TKA yang bertujuan memastikan kesiapan sistem, infrastruktur teknologi, serta alur layanan sebelum pelaksanaan utama. Melalui simulasi ini, dilakukan pengujian menyeluruh terhadap berbagai aspek teknis, termasuk kapasitas server, stabilitas jaringan, dan respons sistem terhadap peningkatan akses pengguna secara bersamaan. Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Toni Toharudin menegaskan bahwa antusiasme pendaftar TKA pada tahun 2026 sangat besar. “Kami menyadari animo masyarakat yang sangat besar dalam mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA), sehingga kami terus berkomitmen bahwa kesiapan layanan akan terus menjadi prioritas," ujar Toni dalam keterangan yang disampaikan di Jakarta. Tak hanya itu, Pusat Asesmen Pendidikan terus melakukan pemantauan dan optimalisasi sistem secara berkelanjutan, termasuk optimalisasi kapasitas server dan penyempurnaan mekanisme mitigasi risiko utamanya menyambut antusiasme murid dan satuan pendidikan, sehingga jumlah pendaftar yang telah mencapai 9.038.281 orang untuk jenjang SD dan SMP di mana seluruhnya dapat terfasilitasi. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengimbau masyarakat dan satuan pendidikan untuk tetap tenang serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi resmi kementerian. Masukan dari pelaksanaan simulasi akan menjadi dasar perbaikan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan asesmen pendidikan nasional.*** (Penulis: Tim BSKAP, Ririn/Editor: Denty A., Seno H./Dokumentasi: Tim BSKAP) Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sementara itu, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan, Rahmawati, menyampaikan bahwa simulasi memiliki peran penting dalam memastikan keandalan dan penguatan sistem sebelum digunakan secara luas. “Simulasi ini memang dirancang untuk menguji sistem secara nyata, sehingga kita dapat menemukan pola dari sejumlah besar data yang akan kita gunakan untuk pelaksanaan TKA. Kami terus berupaya memastikan kesiapan sistem agar murid dapat melaksanakan TKA dengan nyaman,” ujarnya di Jakarta (25/2).
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 159/sipers/A6/II/2026
Penulis: Kontributor BKHM
Editor: Denty Anugrahmawaty
PaudDikdasmen
Pendidikan Vokasi
Badan Bahasa
BSKAP
Guru Sekolah Kejuruan
Sekolah Kejuruan
Dinas Pendidikan
Ruang Murid
Ruang GTK
Ruang Sekolah
Ruang Orang Tua
Ruang Pemerintah
Ruang Mitra
Ruang Publik
Ruang Bahasa
GTK
Itjen
Vokasi
Sekjen
Murid Kejuruan
Guru PAUD
Guru Dikdasmen
Sekolah PAUD
Sekolah Dikdasmen
Murid PAUD
Murid Dikdasmen
Mitra Dikdasmen
Orang Tua
Sastrawan
Pegiat Literasi