Diterbikan pada: 7 April 2026
Bekasi, 7 April 2026 - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP gelombang pertama yang berlangsung pada 6 s.d. 7 April 2026 berjalan dengan baik di seluruh Indonesia. Berdasarkan pantauan Posko Pusat (Command Center) TKA, sistem dan infrastruktur pusat menunjukkan performa yang baik, dengan tingkat trafik yang masih dalam batas kapasitas yang dapat ditangani. Pada gelombang pertama, tercatat sebanyak 1.935.778 peserta telah mengikuti TKA, yang terdiri dari 1.777.571 peserta moda daring dan 158.207 peserta moda semi daring. Para peserta tersebut berasal dari 33.349 sekolah penyelenggara moda daring serta 2.451 sekolah penyelenggara moda semi daring, yang mencerminkan keterlibatan satuan pendidikan dengan berbagai kondisi kesiapan. Toni pun menegaskan bahwa Kemendikdasmen akan terus melakukan pemantauan dan penyempurnaan selama pelaksanaan TKA. “Kami sangat optimis dengan sinergi seluruh pihak. Tes Kemampuan Akademik tahun ini akan menjadi instrumen yang sangat penting untuk membangun sistem pendidikan yang lebih baik sesuai arah kebijakan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” tutupnya.*** (Penulis: Stephanie/Editor: Tim BKPDM, Seno H./Fotografer: Morecka) Laman: kemendikdasmen.go.id #PendidikanBermutuuntukSemua
“Secara keseluruhan, pada TKA hari pertama dan kedua ini, sistem berjalan sangat stabil dan terkendali. Partisipasinya sangat tinggi, kuatnya dukungan pemangku kepentingan lain, serta mekanisme pengendalian yang kita lakukan juga berjalan efektif,” ujar Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin dalam taklimat media di Bekasi, Selasa (7/4).
Pelaksanaan TKA juga didukung oleh 24.195 pengawas, bersama dengan 2.345 penyelia dari unsur Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta 42.852 proktor moda daring dan 3.188 proktor moda semi daring yang memastikan jalannya asesmen di masing-masing satuan pendidikan.
Untuk menjaga integritas, TKA menggunakan skema soal berbasis daerah dengan variasi yang jauh lebih banyak dibandingkan soal terpusat, sehingga meminimalkan potensi kebocoran dan meningkatkan keandalan hasil asesmen.
“Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi faktor penting dalam menjaga agar pelaksanaan TKA dapat berlangsung secara tertib, terjaga integritasnya, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” tambahnya.
TKA jenjang SMP akan dilaksanakan pada 6 s.d. 16 April 2026, yang dibagi ke dalam empat gelombang untuk satuan pendidikan formal serta satu gelombang untuk pendidikan kesetaraan. “Tentunya pendekatan yang kita lakukan ini memastikan bahwa standar pelaksanaan yang sama di seluruh wilayah Indonesia, juga sekaligus memberikan banyak fleksibilitas terhadap persiapan dari satuan pendidikan melalui sistem gelombang ini,” tambah Toni.
Adapun dalam pelaksanaannya, TKA dirancang berlangsung selama dua hari untuk setiap gelombang. Pada hari pertama, peserta akan melalui 10 menit latihan, 75 menit tes Matematika dan Numerasi, serta 20 menit survei karakter. Kemudian pada hari kedua, peserta akan mengerjakan 10 menit latihan, 75 menit tes Bahasa Indonesia dan Literasi, serta 20 menit survei lingkungan belajar.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Kemendikdasmen juga mengoperasikan posko pemantauan pusat (command center) serta posko pendampingan di daerah. Posko tersebut berfungsi untuk memberikan dukungan teknis maupun nonteknis secara cepat dan terkoordinasi kepada satuan pendidikan serta peserta didik.
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemdikdasmen.go.id/main/blog/category/siaran-pers
#KemendikdasmenRamah
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 256/sipers/A6/IV/2026
Penulis: Stephanie Westiana
Editor: Denty Anugrahmawaty
PaudDikdasmen
Pendidikan Vokasi
Badan Bahasa
BSKAP
Guru Sekolah Kejuruan
Sekolah Kejuruan
Dinas Pendidikan
Ruang Murid
Ruang GTK
Ruang Sekolah
Ruang Orang Tua
Ruang Pemerintah
Ruang Mitra
Ruang Publik
Ruang Bahasa
GTK
Itjen
Vokasi
Sekjen
Murid Kejuruan
Guru PAUD
Guru Dikdasmen
Sekolah PAUD
Sekolah Dikdasmen
Murid PAUD
Murid Dikdasmen
Mitra Dikdasmen
Orang Tua
Sastrawan
Pegiat Literasi
Penguatan Pendidikan Karakter
Wajib Belajar 13 Tahun dan Pemerataan Kesempatan Pendidikan
Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi, dan Kesejahteraan Guru
Penguatan Pendidikan Unggul, Literasi, Numerasi dan Sains Teknologi
Pemenuhan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Pembangunan Bahasa dan Sastra